Kisah Novel KOOONG, Realita Pemerintahan Negeri Ini

 Kisah Novel KOOONG, Realita Pemerintahan Negeri Ini




Novel Koong merupakan karya terakhir Iwan Simatupang yang terbit pada tahun 1975 oleh penerbit Pustaka Jaya. Novel Kooong menceritakan seorang tokoh bernama Pak Sastro yang kehilangan burung perkutut kesayangannya yang berbunyi “kooong”. Novel Kooong menggambarkan tentang perebutan harta lewat politik dan kekuasaan yang kerap terjadi di masyarakat di negara ini. 

Goodreads.com

·    Novel ini bercerita tentang seorang tokoh yaitu Pak Sastro yang teramat sedih ditinggal meninggal istri beserta anaknya secara berturut-turut lalu membeli seekor burung perkutut yang tak punya koong. Awalnya banyak orang yang mencacinya namun ia malah semakin sayang kepada burung perkututnya. Suatu ketika saat burut tersebut hilang menggegerkan desanya sampai para tetangga ikut membantu mencarinya. 

     Agar keadaan di desanya berubah Pak Lurah menganjurkan supaya Pak Sastro dipersilahkan pergi untuk mencari perkututnya atau hanya pergi untuk menghibur diri. Semua harta Pak Sastro dikelola oleh orang kenalannya dengan harapan bisa dibagikan pada warga nanti hasilnya. Namun mereka malah berfoya2 dengan hasilnya. Pak Lurah bergegas mencari Pak Sastro untuk mengembalikan semua hartanya. Diikuti oleh orang yang memfoyakan harta Pak Sastro. Akhirnya mereka bertemu dengan Pak Sastro tetapi Pak Sastro tidak ingin kembali ke desa karena ia ingin bebas dan merdeka seperti burung perkutut. 

 Kooong berhasil melancarkan kritik Iwan terhadap generasi yang melahirkan revolusi kemerdekaan. Kemerdekaan yang kemudian dikorupsi sedemikian rupa hingga generasi itu lupa bagaimana waktu mereka memperolehnya dulu. Semua orang berebut harta dan lupa pada segalanya hingga akhirnya terlantar.



Komentar