10 Rekomendasi Karya Sastra Dengan Latar Belakang Sejarah Indonesia
Selain penulis terbaik terdapat pula karya-karya yang dinilai terbaik karena memiliki suatu ciri khas sampai laku keras dipasaran. Berikut merupakan karya terbaik berdasarkan ceritanya yang mengambil latar masa lalu dan peristiwa bersejarah di Indonesia. Berikut 10 rekomendasi karya sastra Indonesia dengan latar belakang sejarah`
- Tetralogi Buru karya PramoedyaAnanta Toer. Dalam “Tetralogi Buru” terdapat 4 novel didalamnya yaitu yaitu Bumi Manusia, Anak Semua Bangsa, Jejak Langkah, dan Rumah Kaca. Menceritakan perjalanan dan perjuangan tokoh Minke sebagai masyarakat pribumi di tanah jajahan. Keempat novel tersebut mengambil latar cerita pada masa penjajahan Belanda di Indonesia. Karya Pramoedya Noer Ananta ini sangat diminati oleh masyarakat Indonesia walaupun mengambil latar cerita sejarah. Bahkan salah satu novelnya yaitu Bumi Manusia berhasil difilmkan pada tahun 2019 lalu.
- Tenggelamnya Kapal Van der Wijck karya Hamka yang bercerita tentang hubungan sepasang kekasih dengan perbedaan adat dan latar belakang dengan mengambil latar cerita kehidupan masyarakat Sumatra pada masa pemerintahan kolonial Belanda. Karya ini juga telah difilmkan pada tahun 2013 dan menjadi salah satu film tersukses pada masa itu.
- Ronggeng Dukuh Paruk karya Ahmad Tohari yang menceritakan tokoh bernama Srintil seorang penari adat didesanya dan seluruh masyarakat desanya yang tertipu untuk masuk partai oleh oknum PKI yang mengambil latar cerita bangkitnya PKI pada masa orde lama. Setelah novelnya sukses, karya ini juga mengalami kesuksesan kembali saat novel Ahmad Tohari ini diangkat menjadi film dengan judul “Sang Penari” pada tahun 2011.
- Orang-Orang Proyek karya Ahmad Tohari yang menceritakan ketidakadilan mendapatkan suatu proyek dengan latar cerita realita kehidupan pada masa orde baru.
- Jugun Ianfu: Jangan Panggil Aku Miyako karya E. Rokajat Asura yang menceritakan gadis pribumi dengan segala perlakuan tidak manusiawi yang didapatnya dengan latar cerita masa kependudukan Jepang.
- Pasar karya Kuntowijoyo yang menceritakan pewarisan nilai-nilai adat Jawa ditengah era orde baru.
- Amba karya Laksmi Pamuntjak yang menceritakan perjalanan hidup tokoh bernama Amba dengan latar peristiwa G30S/PKI yang juga akan merimbas pada kehidupan tokoh.
- Tiga Sandera Terakhir karya Brahmanto Anindito yang menceritakan peristiwa penyanderaan di tanah Papua yang pernah juga terjadi di Indonesia.
- Burung-Burung Manyar karya Y.B. Mangunwijaya yang bercerita perjalanan tokoh Teto dan Atik dengan latar cerita Indonesia pada masa kolonial Belanda, kependudukan Jepang, kemerdekaan, hingga pascakemerdekaan.
- Laut Bercerita karya Leila S. Chudori yang menceritakan perjalanan hidup tokoh Laut pada masa Orde Baru dengan puncaknya ketidakadilan yang ia dapatkan tahun 1998 lalu berakhir ditenggelamkan di laut.
Sangat bermanfaat
BalasHapus