Jajaran Kios Buku Terban, Tempat Incaran Para Pencari Buku

 

JAJARAN KIOS BUKU TERBAN, TEMPAT INCARAN PARA PENCARI BUKU


            Buku biasanya dijual di toko-toko dengan rak yang disusun rapi agar menarik perhatian pembeli. Akan tetapi, tidak dengan penjual buku di daerah Terban. Penjual buku di Terban menjajakan dagangan bukunya dengan membuka kios di sepanjang jalan di Jl. Kahar Muzakir, Terban, Gondokusuman, Yogyakarta. Jajaran kios buku di sepanjang jalan ini membuat daya tarik tersendiri untuk pengunjung mengunjungi daerah ini.


            Kios buku di Terban ini bisa dikatakan unik. Hal ini dikarenakan para penjual yang menjajakan dagangan bukunya di kios-kios sederhana di pinggir jalan. Jumlah kios yang berdiri pun dapat dikatakan banyak, yaitu lebih 20 kios. Hal ini membuktikan banyaknya peluang penjual untuk menjual bukunya di daerah tersebut, sehingga jumlah penjual yang bisa dikatakan cukup banyak. Buku dagangan mereka biasanya disusun di atas meja depan kios dan lemari-lemari di dalam kios.

            Banyak orang mengunjungi kios-kios buku di sini, untuk membeli buku atau hanya sekedar melihat koleksi buku yang dijajakan di kios buku ini. Buku-buku yang dijual juga beragam, mulai dari buku pelajaran anak sekolah, buku referensi untuk mahasiswa, bahkan sampai novel dapat dijumpai di jajaran kios buku Terban ini. Setiap kios biasanya memiliki fokus dalam menjual buku tersendiri. Contohnya adalah ada satu kios yang menjual buku-buku sekolah, sedangkan kios buku lainnya fokus pada buku-buku novel dan sastra.

            Pengunjung yang datang kebanyakan adalah siswa atau mahasiswa yang mencari buku untuk referensi. Namun, tidak hanya dari kalangan pelajar dan mahasiswa pengunjung dari kios buku di Terban. Akan tetapi, banyak juga masyarakat umum yang mencari buku di kios-kios buku ini. Dengan banyaknya pilihan buku yang ditawarkan dan banyaknya kios yang menjajakan dagangannya membuat pengunjung tidak perlu bingung untuk mencari berbagai jenis buku.  

            Para pengunjung yang datang ini kebanyakan karena harga buku-buku yang ditawarkan cenderung murah. Tidak dapat dihindari lagi harga murah yang ditawarkan adalah karena ada banyak buku yang bisa dibilang tidak asli atau bajakan. Penjual pun juga mengakui bahwa mereka menjual buku bajakan, tetapi mereka tetap menjual buku tersebut dengan alasan bahwa mereka juga perlu pemasukan untuk melanjutkan kehidupan sehari-hari. Meskipun demikian, masih banyak pula penjual yang menjual buku-buku asli atau orisinal. Jadi tidak perlu takut untuk membeli buku-buku di kios Terban ini.

            Harga yang cenderung murah tidak membuat pembeli langsung membeli buku begitu saja. Ada pula pembeli yang menawar harga buku agar lebih murah lagi. Tawar menawar merupakan hal yang wajar untuk ditemui di sini. Apabila sudah mencapai kesepakatan harga penjual, maka buku dengan harga lebih murah pun akan didapatkan.

            Mulai dari penataan ruang buku, koleksi buku sampai harga yang cenderung murah menjadi daya tarik tersendiri bagi pembeli. Buktinya adalah pencari buku di kios-kios buku ini tidak hanya dari kalangan siswa dan mahasiswa, tetapi masyarakat umum tertarik untuk membeli buku di kios-kios buku Terban ini. Keunikan yang dimiliki oleh kios buku di Terban membuat ramai orang yang mengunjungi kios-kios buku ini, baik untuk membeli buku maupun hanya sekedar melihat-lihat saja.

 

 

 

 

 

Komentar