Nurhayati Sri Hardini Siti Nukatin, lebih dikenal sebagai Nh. Dini, adalah seorang penulis dan sastrawati Indonesia yang lahir di Semarang pada tanggal 29 Desember 1936 dan meninggal pada tanggal 4 Desember 2006 di Jakarta. Ia dikenal sebagai salah satu penulis wanita terkemuka di Indonesia dengan gaya penulisan yang tajam, kritis, dan khas.
Nh. Dini lahir dari keluarga sederhana dengan ayah seorang pegawai perusahaan kereta api. Saat masih di bangku sekolah, Nh. Dini didukung dengan bacaan yang disediakan ayahnya. Selain itu, bakat menulisnya diasah dalam menulis majalah dinding semasa sekolahnya. Ketika masih kecil, ia telah menunjukkan minatnya dalam dunia sastra dan saat sekolah menengah ia mengembangkan bakatnya dalam menulis fiksi.
Setelah lulus dari universitas, Nh. Dini mulai menulis secara profesional dan karyanya mulai diterbitkan di berbagai media massa. Pada tahun 1960-an, ia bergabung dengan "Angkatan '66", sebuah kelompok sastra yang berupaya memperbarui sastra Indonesia dengan mengenalkan gaya sastra modern. Karya-karyanya yang terkenal antara lain:
• Novel Hati jang Damai (1961)
• Novel Pada Sebuah Kapal (1972)
• Novel La Barka (1975)
• Novel Sebuah Lorong di Kotaku (1976)
• Novel Namaku Hiroko (1977)
• Kumpulan Cerpen Dua Dunia (1956)
• Puisi Kematian (1956)
Karya-karyanya menampilkan tema-tema yang cukup kontroversial pada masanya, seperti kebebasan seksual, peran perempuan dalam masyarakat, dan hubungan antara Indonesia dan Jepang. Gaya penulisannya tajam dan kritis, dan sering kali dianggap provokatif oleh kalangan konservatif pada masanya.
Meskipun hidupnya penuh dengan kontroversi, karya-karya Nh. Dini tetap dihargai dan diakui hingga saat ini sebagai salah satu kontributor besar dalam perkembangan sastra Indonesia. Banyak penghargaan yang diberikan padanya, termasuk penghargaan Anugerah Budaya dari Pemerintah Indonesia pada tahun 2004.


Komentar
Posting Komentar